my Populer entry

Minggu, 12 Desember 2010

Tips Membuka Usaha Kaos atau T-shirt (DISTRO)

Membuka usaha kaos adalah salah satu bisnis yang sangat bonafit. Semakin menjamurnya bisnis distro di Indonesia membuat bisnis kaos menjadi lahan yang bagus untuk mengembangkan usaha. Banyak distro-distro menjual kaos murah dengan berbagai desain yang bervariasi. Kebanyakan distro menjual kaos dan membuat desain sendiri-sendiri dan juga berdasarkan pesanan pelanggannya.
Modal awal apabila anda ingin membuat usaha clothing adalah memiliki kemauan dan semangat serta jangan ketinggalan jiwa entrepreneur. Tidak perlu merasa minder apabila anda belum bisa mendesain, belum bisa menyablon sendiri, belum memiliki modal besar buat membeli mesin konveksi, alat-alat sablon plus mesin press nya yang harganya lumayan mahal. Berikut saya akan coba memberikan beberapa tips dan trik yang saya rangkum secara umum tentang bagaimana memulai usaha clothing kaos.
1. Hal penting pertama yang anda butuh adalah IDE dasarnya. Kaos seperti apa yang ingin anda buat. Tema atau topik yang ingin anda buat, karakter dan target market yang anda ingin capai.
2. Bikin BRAND / MERK anda dengan menciptakan logo serta tag line yang akan jadi icon produk anda. Ada banyak keuntungan yang anda dapatkan dengan memiliki merk. Merk akan membuat produk anda berbeda, unik dan tidak menjadi komoditas. Buatlah brand atau merk anda seunik mungkin. Yang penting merk tersebut gampang dicerna dan diingat oleh orang nantinya. Umumnya merk mencerminkan produk atau usaha dari si pemilik brand tersebut.
3. Langkah ketiga adalah buat TIM. Minimal anda joinan dengan teman anda (walaupun cuma berdua). Dalam tim ini anda perlu mencari teman yang jago design (utamakan menguasai Corel Draw dan Adobe Photoshop), karena desainer inilah nantinya yang akan membantu anda dalam menuangkan apa yang anda atau tim anda inginkan ke dalam bentuk visual, seperti bentuk dan gambar logo, tag line, sketsa kaos, dsb.
4. Yang keempat, cari penjahit sama tukang sablon. Cari yang sudah berpengalaman dan telah memiliki reputasi yang anda kenal dengan baik agar produk yang dihasilkan nantinya berkualitas tinggi. Apabila anda sudah mendapatkannya barulah anda membeli mesin jahit konveksi beserta alat-alat untuk sablon. Untuk mesin jahit kaos minimalnya anda harus memiliki mesin potong kain, mesin jahit high speed, mesin obras, dan mesin overdeck, lebih bagus lagi punya mesin jahit rantai dan setrika uap. Untuk peralatan sablon sendiri antara lain meliputi mesin, Screen, Rakel, Meja sablon plus Meja pembuatan Film, hot press, Pasta, Pewarna, Obat emulsi, Obat pembersih dll.
Namun apabila anda belum memiliki modal untuk merekrut penjahit atau membeli mesin-mesin dan peralatan tersebut, anda tidak perlu berkecil hati. Anda bisa melakukan kerjasama dengan pihak lain mulai dari yang menyediakan jasa menjahit sampai kepada sablon. Tinggal bagaimana anda cermat dalam mencari dan mengajaknya untuk bekerjasama.
5. Khusus untuk anda yang benar-benar menangani usaha ini mulai dari proses produksi sampai distribusi, maka berikut adalah beberapa hal yang perlu anda siapkan untuk memulai proses produksi usaha kaos anda.
* Kain. Ada banyak jenis kain untuk t-shirt yang ada di pasaran. Mulai dari Higet (biasanya untuk kaos partai), PE dan TC (Banyak mengandung bahan polister, jadi agak panas), Katun Combat, Katun Kardet, Double Nit, Single Nit, Lacoste, dll. Untuk kaos-kaos distro, umumnya memakai standar bahan katun Combat (kualitas terbaik). 1 kg bahan bisa dibuat menjadi di 3,2 kaos lengan pendek laki-laki dewasa. Untuk yang lengan panjang biasanya jadi 1,5 kaos. Anda juga perlu menyiapkan rib yang menjadi bahan pembuatan kerah untuk kaos oblong. Untuk bahan rib juga ada yang katun dan ada yang PE. Sedangkan untuk pembuatan kaos berkerah umumnya menggunakan kain kaos juga yang jadinya dibentuk menjadi kerah.
* Label. Biasanya label diletakkan di leher kaos bagian dalam belakang. Label berfungsi sebagai identitas produk anda nantinya karena memuat logo, ukuran dan merk produk.
* Tag . Tag dipakai untuk aksesoris brand kaos yang memuat info produk seperti harga, kode, ukuran, sama identitas produk atau bisa juga contact person produsen . Tag biasanya dibuat dari kertas atau plastik dengan sistem cetak atau sablon. Kalo mau dicetak harus buat banyak. Untuk memasang tag ini memakai tag gun bersama tag pin.
* Kemasan. Kemasan ini sebagai pemanis dari produk bisa dibuat dari plastik, box atau kain. Lebih baik lagi pada kemasan ini terdapat identitas produk.
6. Untuk masalah tempat menjual disesuaikan dengan kondisi keuangan. Apabila anda memiliki modal lebih maka anda dapat membeli atau menyewa tempat yang strategis sebagai tempat untuk jualan seperti ruko, stan mall, dsb. Akan tetapi memanfaatkan rumah atau tempat tinggal sendiri dapat menjadi alternatif yang sangat ekonomis karena anda tidak perlu mengeluarkan budget terlalu besar untuk tempat usaha kaos anda. Yang penting anda bisa memanage dan mendekor sedemikian rupa agar tempat tersebut menjadi enak dipandang mata dan representatif. Ingat, dalam membuka usaha bukan modal uang yang menjadi kekuatan utama tetapi kreatifitaslah yang harus menjadi pondasinya.



Setelah itu semua terpenuhi, anda tinggal memulai untuk memproduksi lalu kemudian memasarkannya. Tips ini secara umum ditujukan untuk mereka yang sama sekali baru dalam industri bisnis kaos. Selamat berkreasi dan ayo buka usaha!.......by.bersa moerdi sattar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar